Rinitis atau yang sering disebut pilek adalah peradangan yang terjadi pada mukosa(selaput yang melapisi rongga hidung).Peradangan bisa disebabkan karena infeksi,alergi terhadap bahan tertentu,iritasi dan lain2.Rinitis biasanya ditandai oleh adanya ingus(baik encer maupun kental),hidung tersumbat,gatal pada hidung,dan bersin-bersin.
RINITIS AKUT:
merupakan infeksi saluran napas atas terutama hidung,umumnya disebabkan oleh virus.Biasanya berlangsung tidak lebih dari seminggu dan akan sembuh dengan sendirinya jika daya tahan tubuh baik.Gejalanya rasa panas,kering dan gatal yang disertai bersin-bersin,hidung tersumbat,serta ingus bening dan encer.Biasanya juga disertai demam,nyeri kepala,dan ngilu di seluruh tubuh.Pengobatan tidak perlu dengan antibiotik hanya untuk mengobati gejala saja.Akan tetapi jika daya tahan tubuh kurang baik gejala akan berlanjut terdapat invasi bakteri,ditandai dengan ingus yang berubah kental dan berwarn kuning/kehijauan,sulit dikeluarkan.Itulah pertanda sinus sudah terkena(rinosinusitis).Pada saat inilah penggunaan antibiotik diperlukan.
RINITIS KRONIS:
adalah peradangan pada mukosa hidung lebih dari 12 minggu.Ada beberapa kelainan dianteranya adalah Rinitis Alergi dan Rinitis Vasomotor.
Rinitis Alergi
adalah peradangan pada selaput lendir hidung yang disebabkan oleh reaksi alergi/hipersensitivitas terhadap faktor pencetus(alergen)dan diperantarai oleh immunoglobulin E.Penderita mengalami bersin berulang lebih dari lima kali tiap serangan,biasanya terjadi di pagi hari,disertai keluar ingus yang encer dan banyak,hidung tersumbat,gatal pada hidung,mata gatal dan berair,tetapi tidak ada demam.Penyakit ini akan berlangsung terus menerus seumur hidup selama penderita terus terpajan oleh faktor pencetus alerginya.Tindakan terbaik adalah dengan menghindari alergen pencetus dan menjaga daya tahan tubuh agar tetap prima.
Rinitis Vasomotor
adalah gangguan pada lapisan mukosa hidung yang disebabkan ketidakseimbangan saraf simpatis dan saraf parasimpatis,dimana saraf parasimpatis cenderung lebih aktif.Hal ini bisa disebabkan karena
1.obat2an yg menekan saraf simpatis.
2.kelembaban udara yang tinggi,asap rokok dan bau yang merangsang.
3.keadaan yang mempengaruhi hormonal seperti kehamilan,masa pubertas dan pemakaian
pil kontrasepsi.
4.faktor psikis seperti stress dan cemas.
Gejala:hidung tersumbat,bergantian kanan dan kiri tergantung posisi kepala saat tidur.
Gangguan pada hidung dg gejala hidung tersumbat biasanya diobati dengan dekongestan oral maupun topikal.Dekongestan topikal(obat tetes hidung atau semprot)mempunyai efek yang lebih cepat dibanding dekongestan oral.Akan tetapi dekongestan topikal hanya diperbolehkan selama 5-7 hari.jika lebih dari 7 hari akan menimbulkan rebound phenomenon(fenomena balik),efek obat semakin berkurang dan jika diteruskan,gejala hidung tersumbat jadi menetap dengan ingus berlebihan.Oleh karena itu sebaiknya jika sudah 7 hari dekongestan topikal diganti dengan dekongestan oral saja.
4.
Senin, 09 November 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)









0 komentar:
Posting Komentar