Sering kita lihat di televisi berita perceraian artis-artis yang seolah-olah menjadi trend,ada yang sudah berumah tangga bertahun-tahun,puluhan tahun,bahkan ada yang baru 6 bulan menikah sudah berpisah,seolah-olah janji suci pernikahan hanya dibuat main-main.Jika belum mempunyai anak maka yang merasakan sakit adalah pasangan itu sendiri,dalam arti wanita dan pria dewasa yang bisa segera mencari pengganti untuk dapat mengobati rasa sakit itu,tapi bagaimana jika telah mempunyai anak?rasa sakit itu juga dirasakan oleh anak,bahkan bisa membekas hingga dewasa.Trauma itu bisa berupa rasa minder jika melihat anak lain bersama kedua orang tuanya jalan2 bersama,sedang dia hanya bersama ibunya atau ayahnya.Jika ada ibu pengganti atau ayah pengganti yang masuk dalam kehidupan anak,jarang yang bisa menggantikan kedudukan ayah atau ibu kandung.Sering sekali terdapat masalah yang bisa terjadi di kemudian hari,jadi kepada para pasangan suami istri hendaknya berusaha dengan sekuat tenaga untuk mempertahankan perkawinannya,jika terbersit keinginan untuk berpisah dengan pasangan,harus dipikirkan berkali-kali bahkan beribu-ribu kali,karena korban pertama adalah anak,dan bisa mengakibatkan trauma yang dalam,pada mereka.Janganlah hanya karena emosi sesaat,perpisahan itu terjadi.Karena sesungguhnya Alloh juga mengutuk dan membenci perceraian,selama masih bisa dipertahankan,pertahankanlah dengan sekuat tenaga,singkirkan ego kita,pikirkan semua kebaikan pasangan kita,jangan hanya melihat yang buruk saja.Ingat-ingat masa indah saat pertama kali bertemu dulu,Insya Alloh semua itu akan selalu membangkitkan rasa cinta yang mendalam pada pasangan kita,dan bisa menyatukan kita hingga maut memisahkan nanti.
Sabtu, 14 November 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)









0 komentar:
Posting Komentar