1.Sering menarik atau memegang telinga.
2.Sering menangis.
3.Mengalami kesulitan tidur.
4.Tidak respons terhadap bunyi atau suara.
5.Mudah marah.
6.Demam.
7.Mengeluh sakit kepala.
8.Adanya cairan yang keluar dari telinga.
Penyebabnya adalah telinga bagian tengah mengalami radang dengan cairan menumpuk di belakang gendang telinga.Infeksi telinga juga berhubungan dengan gangguan atau bengkak pada saluran sempit yang menghubungkan telinga bagian tengah dan hidung(tuba eustachius).Dalam kondisi normal saluran itu berguna untuk menyeimbangkan tekanan di dalam dan di luar telinga.Pada anak,saluran tersebut lebih sempit dan pendek dibandingkan orang dewasa,mengakibatkan cairan mudah terperangkap ditelinga bagian tengah.Faktor lain yang mengakibatkan sumbatan pada tuba adalah kelenjar adenoid atau amandel.yang mengalami infeksi.
Faktor risiko
1.Usia yang rentan adalah 4 bulan sampai 4 tahun
2.Anak yang mudah terserang flu.
3.Penurunan kualitas udara.
4.Riwayat keluarga.
5.Posisi menyusui.(bayi yang disusui atau makan dengan posisi berbaring lebih rentan terkena dibanding yang disusui dengan posisi tegak.
6.Cuaca.rentan terjadi pada musim dingin.
Komplikasi
Sebagian besar infeksi telinga tengah tidak mengakibatkan komplikasi dan bisa sembuh bila mendapat penanganan yang tepat,namun jika dibiarkan dapat mengakibatkan komplikasi yaitu:
1.Gangguan pendengaran jangka pendek dan panjang.
2.Gendang telinga pecah.
3.Sinusitis.
Pencegahan
1.Upayakan agar anak tdak terkena influenza.
2.Lindungi anak dari asap rokok.
3.Berikan ASI eksklusif pada anak untuk meningkatkan kekebalan tubuh.
4.Jika anak menyusu pertahankan dalam posisi tegak.
Semoga tulisan ini bisa membawa manfaat.










0 komentar:
Posting Komentar